Online Baccarat Platform_Football betting platform_Crown football source code_Indonesian Football_Roulette Law

  • 时间:
  • 浏览:0
  • 来源:Phone lotto taruhan

POOnline Baccarat Platformnline Baccarat Platformada setiap penantian akan berakhir indah pada waktunOnline Baccarat Platformya. Namun sebelumnya, Tuhan ingin melihat kesungguhan dan ketulusan hati kita, sedalam mana ikhtiar dan perjuangan yang telah kita  jalankan. 

Pada selembar surat ini yang menjelaskan perihal rindu yang secara tidak sengaja kembali menyentuh hatiku, dan akhirnya kembali aku mengingat suatu momen. Iya, pada kenangan dan ada rasa yang telah menjalar merasuk ke dalam aliran darahku. 

Semoga Tuhan segera menyatukan hatimu dan hatiku pada akhirnya.

"Tahukah kamu? Begitu banyak cinta yang datang mendekat. Namun tak ada satupun yang bisa menduduki tahtamu di jiwa ini. Kamu pemilik hatiku yang handal. Sebegitu kuatkah pertahananmu dalam kisah hidupku ini."

Aku tidak berharap lebih, sekadarnya saja. Aku hanya ingin bisa memelukmu erat dan mendengar suaramu membisikkan kata-kata yang telah aku tunggu selama ratusan purnama dan ribuan hari aku dalam penantian. 

"Namun, cinta sesederhana itu, Capt: Ketika wanita yang mencintaimu dan setia menunggumu tanpa pernah dia tau kapankah kamu akan datang menyambut asanya." 

“Artikel ini merupakan kiriman dari pembaca hipwee, isi artikel sepenuhnya merupakan tanggung jawab pengirim.”

Aku selalu bertanya pada angin; telah sampai manakah Kapten hatiku berlayar? Kapankah dia akan berlabuh di pelabuhan terakhirnya di hatiku? Walau tanya itu selalu mendapat jawaban yang mengecewakan. Lalu hatiku tenggelam dalam lautan mati. 

Telah lama kamu pergi tanpa meninggalkan kabar. Kupikir kamu telah melupakanku. Melupakan ini semua. Walau aku percaya, rasa akan tetap sama sampai kapanpun.

"Cinta yang menguatkan perjalanan hati kita, menuju tempat impian. Dan kau tahu, bagiku kamu lebih dari sekadar sempurna."

Aku tidak berkeberatan andai kata orang menyimpulkan aku wanita yang gila. Mengkhayalkanmu datang setiap hari, mengisi kekosongan hati ini, dan selalu ada kamu dalam tiap imajinasiku, inspirasiku, juga ada kamu dalam tiap apa-apa yang aku tulis. Aku merasa senang atas cinta yang tulus ini, dan sangat sedih andaikata kamu hanya sebatas mimpi. 

Kamu tahu, Captain? Sampai detik ini, di mana kaki ini masih bisa melangkah menapaki jejak-jejak yang kau tinggalkan. Sampai hari ini aku bernapas dan masih tanpamu, kamu tetap satu yang terbaik dan yang terindah. 

Maaf, bila aku terus menganggumu. Bertanya kabar melalui tinta, dan aku begitu suka menjadi perempuan bodoh yang tak henti mengharapkanmu membalas pesanku walau hanya satu, dua kata. Setidaknya kamu bicara padaku. Aku hanya ingin memastikan kamu disana baik-baik saja dan bahagia.